Ulangan 34:1-12 (Catatan Kematian Musa) (Bagian 2)

Posted on 12/01/2020 | In Do You Know ? | Leave a comment

https://i0.wp.com/rec.or.id/images/article/ulangan-34-1-12-catatan-kematian-musa.jpg Ulangan 34:1-12 (Catatan Kematian Musa) (Bagian 2)

(Lanjutan tgl 5 Januari 2020)

  1. Ulangan 34:5-6

Lalu matilah Musa, hamba TUHAN itu, di sana di tanah Moab, sesuai dengan firman TUHAN.Dan dikuburkan-Nyalah dia di suatu lembah di tanah Moab, di tentangan Bet-Peor, dan tidak ada orang yang tahu kuburnya sampai hari ini.

Keberatan:

  1. Mungkinkan Musa merujuk dirinya sendiri dengan sebutan “Musa, Hamba Tuhan itu”?
  2. Mungkinkan Musa mencatat bahwa dia akan mati di daerah orang Moab?
  3. Mungkinkan Musa juga mengetahui bahwa dia akan dikuburkan di daerah orang Moab, di tentangan Baal-Peor?

Jawaban atas keberatan:

  1. Penyebutan seseorang atas dirinya sendiri (authorship) dalam bentuk orang ke-3 tunggal merupakan sesuatu yang lazim dalam sejarah mula-mula. Julukan Musa sebagai “Hamba Tuhan” juga bukan merupakan bentuk arogansi Musa melainkan sesuatu yang sudah lazim dalam kitab Pentateukh (Bil. 11:11) bahkan Tuhan juga menyebut Musa dengan “Hamba-Ku” (Bil. 12:7).
  2. Pengetahuan Musa akan tempat kematiannya bukan sesuatu yang baru baginya. Dalam Ul. 32:49-50 Tuhan telah menunjukkan kepada Musa lokasi kematiannya sehingga tidaklah mengherankan jika dalam Ul 34:5 dikatakan: “...sesuai dengan firman Tuhan”
  3. Moses mengetahui perihal lokasi kematian dan penguburan didasarkan pada 2 sumber. Pertama, dari pernyataan Allah dalam Ul. 32:50. Kedua, Musa memiliki pemahaman terhadap norma budaya waktu itu. Sebagaimana kedua kakaknya, Miriam dan Harun yang sama-sama telah mati sebelum dia, mereka dikuburkan di suatu tempat tidak jauh dari tempat mereka meninggal (bdg. Bil. 20:1; Ul. 10:6).

 

  1. Ulangan 34:7-8

Musa berumur seratus dua puluh tahun, ketika ia mati; matanya belum kabur dan kekuatannya belum hilang. Orang Israel menangisi Musa di dataran Moab tiga puluh hari lamanya. Maka berakhirlah hari-hari tangis perkabungan karena Musa itu.

Keberatan:

  1. Bagaimanakah Musa mengetahui bahwa dia akan mati pada usia 120 tahun dan mungkinkan dia menyombongkan kekuatan fisiknya?
  2. Darimanakah Musa mengetahui bahwa bangsa Israel akan berkabung untuknya selama 30 hari?

Jawaban atas keberatan :

  1. Kematian Musa pada usia 120 tahun adalah atas pengakuan dan sepengetahuan Musa sendiri (bdg. Ul. 31:2)
  2. Tentang masa perkabungan selama 30 hari, hal itu bukan merupakan sesuatu yang baru karena ketika Harun mati, orang-orang Israel juga berkabung selama 30 hari (Bil 20:29).

 

Bersambung…………

https://i0.wp.com/rec.or.id/wp-content/uploads/2020/12/logo.png logo writter

Reformed Exodus Community