Apakah yang dimaksud dengan frase lehermu seperti menara Daud?

Posted on 27/09/2015 | In Do You Know ? | Leave a comment

https://i0.wp.com/rec.or.id/images/article/Apakah-yang-dimaksud-dengan-frase-lehermu-seperti-menara-Daud.jpg Apakah yang dimaksud dengan frase lehermu seperti menara Daud?

Kitab Kidung Agung banyak menggunakan frase yang menggambarkan sebuah obyek dengan cara membandingkannya sesuatu dengan benda lain (imagery) yang terjadi secara langsung (simile) dengan ditandai penggunaan kata ‘seperti, bagaikan, seumpama’ atau kata sejenisnya. Salah satu bentuk simile yang sedang dibahas di bagian ini adalah pembandingan leher seorang wanita dengan menara Daud.

Kidung Agung 4:4          Lehermu seperti menara Daud, dibangun untuk menyimpan senjata. Seribu perisai tergantung padanya dan gada para pahlawan semuanya.

Leher merupakan salah satu bagian tubuh yang dipuja oleh seorang laki-laki dalam diri seorang wanita dalam kitab Kidung Agung. Tercatat ada 3 kali kemunculan pujian terhadap ‘leher’ (1:10; 4:4; 4:7). Secara umum, leher merupakan tempat lambang keindahan yang biasanya dikenakan kalung di leher seorang wanita (bdg. Yeh. 16:11; Kid. 4:9). Bagi kaum pria, peletakan kalung di leher serorang pria melambangkan sebuah penghormatan (Kej. 41:42; Ams 3:22; Dan 5:29). Namun ketika seorang pria menggambarkan leher kekasihnya sebagai ‘menara Daud’, mungkin bagi orang modern, penggunaan simile itu terkesan maskulin, tidak ada kesan kelembutan keindahan dengan menggambarkan leher seperti sebuah menara.

Lehermu seperti menara Daud (Kidung Agung 4:4)

Kid 4:4 menggambarkan:

Lehermu seperti menara Daud,

dibangun untuk menyimpan senjata.

Seribu perisai tergantung padanya dan gada para pahlawan semuanya

Simile leher yang diibaratkan seperti menara Daud merupakan sesuatu yang jarang muncul, apalagi kemunculan ‘menara Daud’ yang memang hanya muncul satu kali dalam Alkitab, yaitu hanya di Kid. 4:4. ‘Menara Daud’ bukan merupakan sesuatu gambaran yang terkenal dalam Alkitab, dengan kata lain dalam Alkitab nama Daud tidak pernah dikaitkan dengan menara. Istilah ‘kota Daud’, ‘tahta Daud’ ataupun ‘pondok Daud’ jauh lebih jelas mengasosiasikan sesuatu dengan Daud daripada ‘menara Daud’ itu sendiri. Namun memang di Israel sekarang, ada sebuah benteng kuno menuju jalam masuk kota tua Yeruslem, yang bernama menara Daud.

Terlepas dari ketidakmunculan istilah ‘menara Daud’ di dalam Alkitab kecuali di Kid 4:4, tidak berarti menara tersebut tidak ada. Seandainya pun tidak ada atau istilah tersebut hanya sekedar representasi, maka dari gambaran dalam Kid. 4:4, nampaknya istilah ‘menara Daud’ identik dengan tempat penyimpanan senjata.  Gambaran ‘Seribu perisai tergantung padanya dan gada para pahlawan semuanya’ juga muncul di Yeh. 27:10-11;

Orang Persia, Lud dan Put, yang menjadi prajuritmu ada dalam ketenteraanmu. Perisai dan ketopong digantungkan padamu; mereka menambah semarakmu.  11 Orang Arwad dan tentaranya memanjat di atas tembok-tembokmu sekeliling dan orang Gamad di atas menara-menaramu; mereka menggantungkan perisai-perisainya pada tembok-tembokmu sekeliling, mereka membuat keindahanmu sempurna.

Gambaran ‘perisai-perisai yang bergantung di tembok’ dikatakan ‘menambah semarakmu’ (ay. 10) dan ‘membuat keindahanmu sempurna’ (ay. 11).

Dengan demikian, apa yang dimaksud dengan ‘lehermu seperti menara Daud’? Ada beberapa kemungkinan penafsirannya. Pertama, ribuan senjata yang tergantung di menara Daud itu diibaratkan dengan dengan banyak liontin yang mengelilingi leher si gadis. Dengan demikian ketika dikatakan ‘lehermu seperti menara Daud’ sama artinya dengan mengatakan bahwa ‘lehermu dengan banyak liontin yang menghiasinya sama cantiknya dengan menara Daud dengan banyak perisai mengelilinginya.’ Kedua, keberadaan ribuan perisai yang tergantung di menara Daud mengimplikasikan bahwa secara artistik keberadaan menara itu terlihat indah/cantik atau kemungkinan lain adalah bahwa mereka berada dalam kondisi damai, tidak perlu berperang, atau juga menara tersebut memiliki pertahanan yang kuat dengan ribuan perisai mengelilinginya.

Dari 2 kemungkinan tersebut, setidaknya ada kesamaan yang dimiliki keduanya, yaitu adanya unsur keindahan dengan adanya banyak perisai di menara Daud. Dengan mengibaratkan leher wanita seperti menara Daud dengan banyak perisai menggantung mengelilinginya, maka wanita itu digambarkan memiliki kecantikan yang menarik banyak orang, yang diibaratkan seperti kekaguman orang kuno melihat menara dengan banyak perisai mengelilinginya.

NK_P

https://i0.wp.com/rec.or.id/wp-content/uploads/2020/12/logo.png logo writter

Reformed Exodus Community