Benyamin

Benyamin
  1. Putra bungsu dari Yakub. Ia disebut binyamin (“putra tangan kanan”) oleh ayahnya, meskipun Rahel, ibunya, yang meninggal sewaktu melahirkan dia, menyebut dia ben-”oni (“ putra kesusahanku”, Kej 35:18, 24, 42 dab). Setelah Yusuf hilang, Benyamin mendapat tempat utama dalam cinta kasih ayahnya sebagai putra yang masih hidup dari Rahel; hal ini adalah penting dalam penyerahan saudara-saudaranya kepada saudara mereka, Yusuf (Kej. 42:4, 38; 44).
  1. Suku keturunan Benyamin, Ibrani binyamin, kata pengelompok, jamak bene binyamin, juga bene yemini (1Sam. 22:7; Hak. 19:16) dan tunggal ben yemini atau be, hayyemini (bdk. 1Sam. 9:1, “isy yemini; 1Sam. 9:4, “erets yemini) Namanya yang mirip binu (atau maru) yamina mungkin berarti “putra-putra orang-orang pengembara di Selatan” yang terdapat pada abad 18 sM dalam naskah-naskah Mari, dan beberapa ahli (mis Alt, Parrot) mengira ini asal-usul dari suku dalam Alkitab itu; tapi perbedaan dalam waktu dan asal menjadikan penyamaan itu kurang pasti.

Banyak perincian dari silsilah Benyamin dapat ditemukan, meskipun sumber-sumber itu tidaklah lengkap; dalam Kej. 46:21 di bilang sepuluh keluarga, tapi dalam Tawarikh hanya disebut tiga golongan (1Taw. 7:6 dab) dan dari yang tiga ini nama Yediel tidak terdapat dalam Pentateukh. Pencatatan kaum Benyamin terdapat dalam Bil. 26:38 dab; lih juga 1Taw. 8 untuk perincian yang sesuai dengan catatan pada zaman raja.

Suku ini tinggal di suatu daerah jalur lintas antara G Efraim dan bukit-bukit Yudea. Perbatasan dengan Yudea ditandai dengan tegas (Yos. 18:15 dab, bdk. Yos. 15:5 dab) dan melintas ke selatan Yerusalem, tapi kota ini tetap dalam kekuasaan orang Yebus sampai dikalahkan oleh Daud.

Perbatasan utara seperti terbaca dalam Yos. 18:11 dab tidak begitu terang meskipun sesuai dengan perbatasan selatan dari Efraim (Yos. 16:1-3). Batas itu melalui sebelah selatan Betel (bdk. Hak 1:22; 1Raj 12:29), namun pada waktu-waktu tertentu yang termasuk daerah Benyamin bukan hanya Betel, tapi juga Ofra di timur laut (Yos. 18:23; bdk. 2Taw. 13:19; Ezr. 2:28). Dalam Yos 18:21 dab didaftarkan dua kelompok permukiman, timur dan tengah; pelebaran ke barat ditunjukkan dalam singgungan tentang Beerot (2Sam 4:2 dab) dan Ayalon (lTaw; 2Sam. 8:13); Lod dan Ono diduduki setelah zaman pembuangan (Neh 11:35). Tidak terang apakah kota Het Kiryat-Yearim, 2 km di selatan Khephirah, diduduki lebih dulu atau lebih kemudian, Noth (Yosua, hlm 89) menganggap penyamaan dengan Ba”alah dari Yehuda sebagai keterangan yang keliru, tapi itu diulangi (Yos. 15:9,60; 18:14; bdk. Hak. 18:12; 1Taw. 2:52; 13:6).

“Benyamin adalah seperti serigala yang menerkam”  —  demikian bunyi berkat Yakub (Kej 49:27). Suku ini sangat terkenal oleh keberanian dan ketrampilannya dalam perang, dan istimewa terkenal dalam hal keterampilan membandul dengan tangan kiri (Hak. 3:15 dab; Hak 20:16; bdk. 1Taw 8:40). Ehud, yang melepaskan Israel dari bangsa Moab, adalah keturunan Benyamin; demikian juga Saul, raja Israel pertama (1Sam. 9:1), ratu Ester (Est. 2:5) dan rasul Paulus (Rm. 11:1). Letak wilayah Benyamin tepat pada jalur perluasan orang Filistin, justru peran utama kepemimpinan suku ini dalam sejarah Israel adalah di bawah kepemimpinan Saul. Pada waktu itu umumnya suku Benyamin setia kepada Saul, kendati beberapa menyeberang kepada Daud dalam pembuangannya (1Taw. 12:2-7,29). Memang lama sesudahnya kesumat ini masih di pendam (2Sam. 16:5; 20:1). Kesetiaan baru ini kepada suku jelas dalam tantangannya terhadap tuntutan bangsa akan keadilan dalam peristiwa gundik seorang Lewi (Hak. 20:21), lama sebelum ada kerajaan (Hak. 20:26 dab).

Setelah Yerusalem dijadikan ibukota, Benyamin ditarik kepada Yehuda (1Taw. 8:28), dan setelah perpecahan Rehabeam tetap mempertahankan kesetiaannya (1Raj. 12:21; 2Taw. 11; perhatikan 1Raj 11:32, “oleh karena Yerusalem”). Di kota itu ada dua “pintu gerbang Benyamin”, satu di Bait Suci (Yer. 20:2) yang lain mungkin sama dengan “pintu gerbang domba-domba” di tembok utara kota (Yer. 37:13; Za 14:10). Meskipun beberapa kali timbul perang (1Raj. 15:16 dab; 2Raj 14:11 dab) Benyamin tetap merupakan wilayah dad Yehuda (bdk. 2Raj 23:8, “Geba”). Sesudah kembali dari Pembuangan, tiada lagi perbedaan Benyamin dan Yehuda kecuali dalam hal silsilah perseorangan (bdk. Neh. 7 dengan Neh. 12:7 dab).

Dalam penglihatan Yehezkiel bagian wilayah Benyamin berada tepat di bagian selatan ibukota (Yeh. 48:22 dab).

  1. Seorang Benyamin dari suku Yidael (1Taw. 7:10).
  1. Seorang Benyamin dari masa pembangunan kembali yang mengambil perempuan asing (Ezr. 10:32). Neh. 3:23; 12:34 mungkin menyebut orang itu juga.

Sumber: Ensiklopedia Alkitab Masa Kini (Software Sabda 4)

                                                                                DTS

Bagikan artikel ini :