ABIHU

ABIHU

Kata “Abihu” berasal dari kata Ibrani avihu yang berarti ‘Bapak-ku ialah Dia’ yaitu ‘Yahweh’.

Abihu adalah putra Harun, seorang imam. Ia melihat Allah dalam kemuliaan-Nya (Kel. 24:1, 9) namun bertindak sendiri di luar peraturan hukum upacara, dan ia mati oleh api suci (Im. 10:1-8).

 

Sumber:

Ensiklopedia Alkitab Masa Kini (program SABDA 4).

 

 

Refleksi:

Nama “Abihu” itu sangat indah namun putra Harun yang bernama “Abihu” ini tidak mencerminkan arti namanya. Hal ironis ini juga terjadi di Indonesia. Banyak orang Kristen Indonesia suka memberikan nama-nama Alkitab kepada anak-anaknya, namun mayoritas si penyandang nama Alkitab itu tidak mencerminkan arti asli nama Alkitab itu. Misalnya, orang Kristen di Indonesia yang bernama Paulus ternyata seorang narapidana karena kelakuan buruk, padahal nama “Paulus” di Alkitab berarti “Si Kecil” dan seorang yang giat memberitakan Injil ke mana-mana. Hal ini mengajar kita untuk tidak sembarangan memberi nama kepada anak-anak kita. Ketika kita berani memberi nama yang indah kepada anak kita, maka kita harus berani mendidik anak-anak kita untuk takut akan Allah, sehingga melalui nama, iman, dan karakter anak kita nanti, Tuhan dimuliakan. Terlepas dari nama indah, setiap orang tua Kristen seharusnya mendidik anak-anaknya untuk takut akan Allah (Ul. 6:4-7).

 

DTS

Bagikan artikel ini :